3 Ribu Warga Jabar Curhat Galau Karena Wabah Virus Corona
May 18, 2020

3 Ribu Warga Jabar Curhat Galau Karena Wabah Virus Corona

By fasha

Akibat Virus Corona, Pemerintah Provinsi Jawa Barat beberapa pekan lalu, bekerjasama dengan sejumlah universitas dan juga perusahaan swasta untuk membukan layanan konseling pandemic virus corona. Warga Jawa Barat yang ingin konseling dan curhat, bisa menghubungi layanan call center di 119#9. Sehingga jika mereka bosan dirumah, mereka bisa mendapatkan teman curhat dan ngobrol.

Siska Gerfianti Sekretatis Dinas Kesehatan Pemprov Jabar mengatakan. Di dalam dua pekan layanan konseling yang dibuat dan bisa menghubungi melalui 119#9 telah menerima sekitar 3 ribu panggilan masuk. Untuk curhat dan bercerita. Ia juga mengatakan, banyak orang yang curhat karena merasa bosan dirumah, lalu kebingungan melakukan aktivitas apa, dan sedih karena tidak bisa pergi keluar rumah.

Siska Gerfianti mengatakan, banyak warga yang merasa bosan lalu kemudian muncul masalah psikomatik yang akhirnya ditandai dengan perasaan demam. Namun meski begitu, panggilan yang sudah masuk 2 minggu terakhir ini tidak ada warga yang merasakan cemas berlebihan.

Menurutnya, rata – rata warga yang menelpon curhat mengenai kebosanannya selama dirumah. Seperti yang kita ketahui, sejak munculnya pandemic virus corona di Indonesia masyarakat mulai diimbau agar melakukan kegiatan dirumah.

Kapan Virus Corona Berakhir?

Siska juga menambahkan, dari banyaknya panggilan yang masuk banyak juga warga yang bertanya mengenai kapan berakhirnya wabah virus corona ini yang sudah berjalan dua bulan lebih. Banyak warga yang berharap pandemi ini segera berakhir dan mereka dapat kembali beraktivitas seperti sebelumnya.

Selain itu himpunan psikologi di Jawa Barat juga mengadakan layanan konseling. Informasi yang di dapat dari layanan konseling tersebut, ada 330 panggilan dari warga yang curhat soal keresahan yang sama. Dari 330 panggilan tersebut, ada juga curhat yang disampaikan oleh para petugas medis di Jawa Barat. Dimana pada saat ini, mereka menjadi garda depan dalam menangani pasien corona.

Menurut Siska Gerfianti, dari data himpunan psikologi yang ia dapatkan para tenaga medis ini juga banyak yang curhat kerinduannya pada anak dan keluarga mereka. Karena seperti yang kita ketahui, para tenaga medis ini tidak dapat pulang karena banyaknya pasien corona yang harus dirawat. Lalu ada juga tenaga medis kesehatan yang ditolak kepulangannya, karena dikhawatirkan akan membawa virus corona ke lingkungan tinggal mereka.

READ  Alasan Kamu Harus Mencoba Ikut Kontes Abang None Jakarta

Siska mengatakan, totalnya sudah sampai lebih dari 5.000 panggilan dan ada juga laporan bahwa beberapa orang yang beberapa kali sudah menelpon. Mereka memang menelpon kembali untuk curhat dan mengobrol lagi dengan layanan konseling tersebut.

Saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat, telah membuka layanan konseling konsultasi melalui ruangempati.com. ini bisa dijadikan sebagai tempat curhat warga karena imbas dari wabah virus corona. Dan warga yang melakukan konsultasi dan menceritakan keluh kesahnya, akan diarahkan untuk menyalurkan keresahannya dengan melakukan berbagai macam kegiatan